Senin, 01 November 2021
Selasa, 28 September 2021
Senin, 27 September 2021
Jumat, 24 September 2021
Rabu, 22 September 2021
Selasa, 21 September 2021
Senin, 13 September 2021
PENGERTIAN AL-QUR'AN
1. Pengertian Al-Qur’an
Al-Qur’an menurut bahasa berasal dari kata qara’a yang berarti membaca bacaan. al-Qur’an berarti bacaan yang sempurna.
Kesempurnaan al-Qur’an sebagai bacaan dibandingkan dengan
bacaan yang ada dibuktikan dengan:
1.
Dibaca oleh ratusan juta manusia, meskipun
mereka tidak tahu artinya dan tidak dapat
menulis aksaranya
2.
Diatur tata cara membacanya, panjang pendeknya, tebal tipis ucapannya, sampai pada etika membacanya
3. Dipelajari susunan kata dan kosa katanya, dan juga makna
kandungannya
4. Dan lain-lain.
Sedangkan al-Qur’an
menurut Istilah adalah: Wahyu Allah yang
diturunkan kepada Nabi Muhamad saw.
secara berangsur-angsur melalui malaikat Jibril dan membacanya adalah ibadah. Rasulullah banyak menerima wahyu dari Allah baik seca ra langsung
maupun perantara Malaikat
Jibril dan dibukukan, tetapi tidak disebut Al-Qur’an dan membaca tidak dinilai ibadah.
Dari kutipan
di atas, kita dapat mengetahui bahwa Al-Qur’an adalah kitab suci yang isinya mengandung firman Allah,
turunnya secara bertahap melalui malaikat Jibril, pembawanya Nabi Muhammad Saw., susunannya dimulai dari surat
al-Fatihah dan diakhiri dengan
surat An-Nas, membacanya bernilai ibadah, fungsinya antara lain menjadi hujjah atau
bukti yang kuat atas kerasulan Muhammad Saw., keberadaannya hingga kini masih tetap terpelihara dengan baik, dan
pemasyarakatannya dilakukan secara berantai dari satu generasi ke generasi lain dengan tulisan maupun lisan.
2. Keistimewaan Al-Qur’an
Sebagai pedoman
hidup umat manusia,
al-Qur’an memiliki beberapa
keistimewaan dan kelebihan dibanding kitab-kitab suci lainnya, diantaranya:
a.`Al-Quran
memuat ringkasan dari ajaran-ajaran ketuhanan yang pernah dimuat kitab- kitab suci sebelumnya seperti Taurat,
Zabur, Injil dan lain-lain. Juga ajaran-ajaran
dari Tuhan yang berupa wasiat. Al-Quran
juga m engokohkan perihal kebenaran
yang pernah terkandung dalam kitab-kitab suci
terdahulu yang berhubungan dengan peribadatan
kepada Allah Yang
Maha Esa, beriman kepada para rasul, membenarkan adanya balasan pada hari akhir, keharusan menegakkan
hak dan keadilan, berakhlak luhur serta berbudi mulia dan lain-lain.
b.`Al-Qur’an memuat kalam-kalam Allah yang dijadikan
pedoman hidup manusia
sepanjang masa sehingga
al-Qur’an memang dikehendaki Allah untuk kekal. Kewajiban
kita menjaganya dari serangan pihak-pihak yang menginginkan al-Qur’an
musnah dan mengubah kemurniannya.
Meskipun kita tidak mampu menjaganya, maka Allah pasti akan menjaganya, dan Allah sebaih-baik Dzat Yang Maha Menjaga.
c.
Al-Qur’an adalah sumber ilmu pengetahuan.
Sehingga seluruh fenomena yang
terjadi di alam semesta yang merupakan ciptaan Allah juga tidak akan pernah
kontradiktif dengan apa yang Dia ciptakan. Dari sudut
inilah, maka kita menyaksikan sendiri
betapa banyaknya kebenaran
yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern ternyata sesuai dan cocok dengan apa yang terkandung dalam Al-Quran. Jadi apa yang ditemukan adalah
memperkokoh dan merealisir kebenaran dari apa yang sudah difirmankan
oleh Allah Swt. sendiri.
Al-Quran diturunkan oleh Allah Swt. dengan suatu gaya bahasa
yang istimewa, mudah, tidak sukar
bagi siapa pun untuk memahaminya dan tidak sukar pula mengamalkannya, asal disertai dengan keikhlasan hati dan
kemauan yang kuat. Allah Swt. menghendaki agar
al-Qur’an dapat disyiarkan kepada akal pikiran dan seluruh pendengaran sehingga dapat menjadi kenyataan dan perbuatan.
3.
Fungsi Al-Qur’an
Al-Qur’an sebagai
kitab Allah Swt menempati posisi sebagai sumber pertama dan utama dari seluruh ajaran Islam, baik yang
mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri,hubungan
manusia dengan Allah Swt, hubungan manusia dengan sesamanya, dan hubungan manusia dengan alam. Fungsi
al-Qur’an secara garis besar
dapat di kelompokkan sebagai
berikut:
1. Sebagai sumber ajaran/hukum islam yang utama
2. Sebagai konfirmasi dan informasi terhadap hal-hal
yang tidak dapat diketahui oleh akal
3. Petunjuk hidup manusia ke jalan yang lurus tentang
berbagai hal walaupun petunjuk tersebut terkadang bersifat umum yang
menghendaki penjabaran dan perincian
4. Sebagai pengontrol dan pengoreksi terhadap
ajaran-ajaran masa lalu, yaitu Injil, Zabur dan Taurat
4.
Cara
memfungsikan Al-Qur’an
a.
Dalam kehidupan pribadi;
b.
Dalam kehidupan berumah tangga;
c.
Dalam kehidupan bermasyarakat;
d. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;
e. Hakim dalam menyelesaikan suatu perkara.